Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

Kado Terbaik ^_^


Menerbangkan ingatan dalam setangkup kenangan masa kecil. Masa-masa Ibu dan Bapak memberi kami kenangan syukuran ulang tahun sederhana tetapi selalu membuat kami tambah sayang pada mereka.

Perayaan ulang tahun memang tidak diteladankan dalam Islam. Hanya saja ketika aku bertanya kepada Ibu mengapa waktu kecil dulu ulang tahunku dan adikku sering dirayakan daripada teman-teman sepermainan kami di desa, jawaban Ibu mengharukanku. Ibu hendak mengajarkan kami untuk berbagi kebahagiaan dengan sekitar. Beliau hanya berkeinginan agar anak-anaknya senang berderma sepanjang hidup mereka. Ibu.. membuat nasi tumpeng dan memesan kue tart kemudian dimakan bersama-sama itu, hmmm.. adakalanya kini menjadi momen kebersamaan yang kurindukan ๐Ÿ™‚

Momen Berbagi :)
Ibu, terimakasihku..

ย 

Ulang tahun, merenunginya sebagai satu hari dengan lebih banyak do’a untuk kita, aku bersyukur sungguh. Selain itu, boleh jadi satu dua kali kita mendapat sesuatu yang dibungkus rapi yang sesekali diberi pita di atasnya itu, apa ya? Yap, benda yang seringkali kita sebut kado. Bukan berharap tapi setiap kita pasti senang mendapatkannya, iya kan? ๐Ÿ™‚

Menerbangkan lagi ingatan dalam setangkup kenangan masa kecil. Dulu, kado apa yang sering kamu dapatkan di syukuranย ulang tahunmu? Atau, benda apa yang kamu hadiahkan di syukuran teman-temanmu? Mengingat ini selalu saja membuatkuย tertawa, hihi ๐Ÿ˜€ Kamu tahu kenapa? Karna kado itu adalah sabun mandi ๐Ÿ˜€ Lanjutkan membaca “Kado Terbaik ^_^” โ†’

Iklan
Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

Jambaaan Oh Jamban


#Sesekali posting yang berbobot sedikit ah, yang tidak banyak mengungkapkan perasaan, hihihi. Just Check it!

Jamban, apa itu?

Dari lapak sebelah, jamban adalah suatu bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran manusia dalam suatu tempat tertentu, sehingga kotoran tersebut dalam suatu tempat tertentu tidak menjadi penyebab penyakit dan mengotori lingkungan pemukiman (Depkes RI, 1995).

Dari pemahamanku, jamban adalah tempat penghasil inspirasi kedua setelah ketika shalat ๐Ÿ˜€

Jadi, bahasan kali ini adalah jamban. Kata ini mengingatkanku pada satu kata yang mirip saat diucapkan, yaitu: tampan. Jadi yang merasa dirinya tampan, bisa jadi karena dirinya mirip dengan kembaran katanya ya? hihihi ๐Ÿ˜€

Oke. Lanjut ke bahasan utama. Jamban. Tahun 2013 insyaAlloh secara umum setiap rumah sudah memiliki jamban masing-masing kan ya? Meskipun proyek pembangunan sarana sanitasi umum masih banyak dilakukan, termasuk di kabupatenku, Purworejo kota Berirama dengan bedug terbesarnya. Ironinya, program ini didanai justru dari bantuan asing! Meski ada dari bantuan APBD, tetapi jumlahnya berbanding jauh. Negeri yang aneh.

Yup, meninggalkan masalah pembangunan jamban umum, ada hal yang lebih urjen untuk dibahas. Sebelumnya, coba masing-masing dari kita memperhatikan, kemana arah jamban yang selama ini diakrabi menghadap! Menghadap atau membelakangi kiblat?

Ternyata hal ini diperselisihkan oleh sebagian ulama. Ada yang melarang secara mutlak baik di dalam maupun di luar bangunan. Ada pula yang melarang hanya ketika berada di luar bangunan.

Mengutip dari lapak tetangga,

dari Abu Ayyub Al Anshori, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ยซ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชูู…ู ุงู„ู’ุบูŽุงุฆูุทูŽ ููŽู„ุงูŽ ุชูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ููˆุง ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุณู’ุชูŽุฏู’ุจูุฑููˆู‡ูŽุง ุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุดูŽุฑูู‘ู‚ููˆุง ุฃูŽูˆู’ ุบูŽุฑูู‘ุจููˆุง ยป . ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุจููˆ ุฃูŽูŠูู‘ูˆุจูŽ ููŽู‚ูŽุฏูู…ู’ู†ูŽุง ุงู„ุดูŽู‘ุฃู’ู…ูŽ ููŽูˆูŽุฌูŽุฏู’ู†ูŽุง ู…ูŽุฑูŽุงุญููŠุถูŽ ุจูู†ููŠูŽุชู’ ู‚ูุจูŽู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ุŒ ููŽู†ูŽู†ู’ุญูŽุฑููู ูˆูŽู†ูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

โ€œJika kalian mendatangi jamban, maka janganlah kalian menghadap kiblat dan membelakanginya. Akan tetapi, hadaplah ke arah timur atau barat.โ€ Abu Ayyub mengatakan, โ€œDulu kami pernah tinggal di Syam. Kami mendapati jamban kami dibangun menghadap ke arah kiblat. Kami pun mengubah arah tempat tersebut dan kami memohon ampun pada Allah Taโ€™ala.โ€ (HR. Bukhari no. 394 dan Muslim no. 264). Yang dimaksud dengan โ€œhadaplah arah barat dan timurโ€ adalah ketika kondisinya di Madinah. Karena arah kiblat di Madinah adalah menghadap ke selatan. Kalau dikatakan tidak boleh menghadap kiblat atau pun membelakanginya, berarti yang dimaksud adalah larangan menghadap selatan dan utara. Jadinya, yang dibolehkan adalah menghadap barat atau timur. Ini bagi kota Madinah, sedangkan untuk daerah lainnya tinggal menyesuaikan maksud hadits.

Hadits kedua, hadits Ibnu โ€˜Umar radhiyallahu โ€˜anhuma yang mengatakan,

ุงุฑู’ุชูŽู‚ูŽูŠู’ุชู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุธูŽู‡ู’ุฑู ุจูŽูŠู’ุชู ุญูŽูู’ุตูŽุฉูŽ ู„ูุจูŽุนู’ุถู ุญูŽุงุฌูŽุชูู‰ ุŒ ููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู – ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… – ูŠูŽู‚ู’ุถูู‰ ุญูŽุงุฌูŽุชูŽู‡ู ู…ูุณู’ุชูŽุฏู’ุจูุฑูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุฃู’ู…ู

โ€œAku pernah menaiki rumah Hafshoh karena ada sebagian keperluanku. Lantas aku melihat Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam buang hajat dengan membelakangi kiblat dan menghadap Syam.โ€ (HR. Bukhari no. 148, 3102 dan Muslim no. 266). Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam membelakangi kiblat ketika buang hajat dan ketika itu berada di dalam bangunan, artinya terhalangi oleh dinding bangunan. Membelakangi kiblat berarti menghadap ke arah utara dan Syam berada di utara Madinah.

Ada dalil lainnya dalam kitab sunan,

ุนูŽู†ู’ ุฌูŽุงุจูุฑู ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽู‡ูŽู‰ ู†ูŽุจูู‰ูู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉูŽ ุจูุจูŽูˆู’ู„ู ููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู‡ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ู’ุจูŽุถูŽ ุจูุนูŽุงู…ู ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูู‡ูŽ

Dari Jabir bin โ€˜Abdullah ia berkata bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam melarang menghadap kiblat ketika kencing, namun aku melihat setahun sebelum beliau wafat, beliau menghadapnya (HR. Abu Daud no. 13, Tirmidzi no. 9 dan Ibnu Majah no. 325. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Delapan Pendapat

Nah, dalam masalah menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang hajat, para ulama berselih pendapat menjadi: Lanjutkan membaca “Jambaaan Oh Jamban” โ†’

Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

Aku Pernah Se-ingin Ini


#Tulisan ini dibuat tanggal 22 Februari tahun lalu,,membacanya kini yang telintas hanya,,aku pernah se-ingin ini! sekarang, masihkah sama? yang disebut dalam do’a? ๐Ÿ™‚

Yaa Alloh,, bantulah aku menjaga hatiku,

Hadirlah dalam setiap kisahku……

ย 

Duhai Alloh pemilik seluruh hidup, jiwa, dan ragaku..

Engkaulah Zat Yang Maha Mengetahui apa-apa yang disembunyikan dalam keghoiban hati hamba-hamba-Mu, termasuk diri ini dan kisahnya..

Melalui bahasa penaku yang aku tahu sangatlah jauh dari kesempurnaan milik-Mu, aku hanya ingin mencoba menuangkan kegundahan dalam kesadaran diriku mengakui siapa aku..

tentang masa laluku..

dan pencapaianku sampai masa ini..

kemudian mengingat semua kebaikan sejauh yang aku tahu tentang ia-hambamu-yang aku yakin seratus persen Engkau tahu siapa,,

sungguh..

aku merasa ia terlalu sempurna untukku.. Lanjutkan membaca “Aku Pernah Se-ingin Ini” โ†’

Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

yang Kuingin..


Bismillahirrahmaanirrahiim…

Dari semua yang kuinginkan dalam hidup adalah meraihnya dalam ketenangan batin…

Bilamanakah dapat kurasakan? Ketenangan yang selama ini ku cari, belum jua kudapati..

Tuhan, Engkau tahuย  apa yang kurasakan saat ini.. karena memang Engkau-lah Tuhan Yang Maha Kuasa atas apa yang terjadi pada diriku..

Tuhan Engkau-lah Tuhan yang tiada Tuhan selain Engkau dalam syahadatku, Engkau yang kusebut Allohย  yang menciptakan aku dari keadaan lemah tak berdaya hingga mampu melakukan apapun yang kuinginkan dengan tubuhku ini..

Sembah sujud syukurku mengingat semua karunia-Mu ini.. Alhamdulillahirobbilโ€™alamiin..

Bagaimana aku mengatakannya.. sesungguhnya aku malu Yaa Alloh.. aku merasa begitu nista ketika ingin mengadu pada-Mu tentang ini semua…

Namun,,pada siapa lagi aku berhak mengadu, karna aku mungkin akan melukai perasaan hamba-Mu jika aku lalai dan memilih untuk mengadu padanya…

Waktu terasa berjalan begitu lambat..

Ketika aku berpikir seperti ini Engkau pun tahu dalam maknanya..

Yaa Alloh,,aku benar-benar merasa rapuh,,maka tolong aku..

Aku takut,,maka jadikanlah ketakutanku ini hanya kepada-Mu..

Aku pasrah,,mengharap Engkau mununtunku dalam sebaik-baik penyelesaian,,berjalan dalam terangnya cahaya cinta-Mu..

Dari semua yang kuinginkan dalam hidup adalah meraihnya dalam ketenangan batin…

Bantulah aku,,aamiin..aamiin..aamiin..Allohumma aamiin..