Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

Dunia Tanpa Matematika

Hari itu, kamis manis. Menjadi manis karena pertemuanku dengannya. Seorang murid baru. Manis bukan karna parasnya saja yang manis melainkan manis lebih karna pengalamannya. Tentang kota-kota yang pernah ia tinggali dan bahasa-bahasa daerah yang telah ia pahami di usianya. Manis sekali berkesempatan mengenalnya.

Satu hari lalu, kamis itu pun terasa begitu optimis. Bahwa aku ingin sekali bisa membantunya menemukan jawaban atas pertanyaannya. Ya, takdir pertemuan kami membawa serta sebuah pertanyaan sedari kecilnya, kepadaku. Pertanyaan yang belum jua terpenuhi jawabnya itu, melesak sudah di nurani.  Adakah dunia tanpa matematika?

Aku tidak tahu, tetapi kamu tentu saja harus mempelajarinya, adalah semua yang kubenak. Tidak mengapa kamu tidak menyukainya. Bukan berarti kamu tidak pandai. Lihatlah kemampuan bahasamu. Menawan sekali bukan. Suatu hari, ajarkan aku tentang bagaimana asiknya bisa berbahasa Sasak atau Bali itu, ya..

Nak, seperti kamu menyukai bahasa, sungguh tidak apa-apa kamu tidak menyukai matematika. Boleh jadi kamu hanya belum menyukai saja. Tetapi pun sungguh, tidak menyukai bukan berarti kamu boleh membenci. Tidak suka maka jadilah ingin bisa. Masih sulit maka pasti ada cara asik yang membuatnya menjadi mudah.

Sejauh manapun menghindar, takdirnya berjumpa pasti berjumpa. Termasuk berjumpa dengan matematika. Selepas SMA pun, sudah memilih jurusan yang diinginkan pun, bahkan oi, di parkiran maupun di toilet umum pun, kita berhitung dengan matematika.

Jadi dunia tanpa matematika itu, ah, adakah baik berandai. Bahwa kita berkesempatan hidup di dunia dengan matematika, bersyukur saja. Bahwa kita tidak pernah belajar sendirian, ada guru dan teman-teman, bersemangat saja. Bahwa kita pun bisa minta dimampukan oleh Alloh SWT untuk mempelajari ilmu yang juga kepunyaan Alloh ini, berdo’a kemudian.

Tapi ups, rejeki bukan matematika ya 😉 🙂 Sudah-sudah. Semangat! ^^

 

-nunnalita, Bumi Batas Kota, 28 Rabbi’ul Tsani 1438 H

 

 

 

 

Iklan

Penulis:

Nunnalita, nama penaku. Tidak ada yang istimewa mengenaiku, tiada jua aku berharap akan dikenal karena tulisanku, aku hanya suka menulis. Terimakasih sudah berkunjung ke rumah tulisanku ini. Kesan dan pesan kurindukan. Salam senang menulis :)

5 tanggapan untuk “Dunia Tanpa Matematika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s