Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^, Uncategorized

Bidadari itu…

Assalamu’alaikum sahabat wordpress.. lama diri tiada berkunjung kemari. Jika ini rumah, pastilah rumput di halamannya sudah meninggi, lantainya berdebu, dan agaknya benar aku rindu. Bukan rindu menggebu, hanya rindu menulis disini, dan bersama catatan lama ini, semoga rinduku membawa serta pemahaman yang baik tentang, bidadari itu….

oOo

Mataku basah membaca dialog ini. Dialog panjang tentangmu, tentang Islam memuliakan dirimu. Sebuah dialog yang bermula dari Surah Ad-Dukhan ayat 54, “Dan kami jodohkan mereka dengan bidadari bermata jeli.”

 

Adakah kamu juga bermata basah setelah membaca ini? Sampaikan padaku, aku akan senang mendapati diriku ditemani.


 

“Ya Rasul,” kata Ummu Salamah ra kepada Nabi Muhammad saw, “jelaskan padaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli…”

 

“Bidadari itu berkulit bersih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau bak sayap burung Nasar,” terang Nabi.

 

“Jelaskan padaku, ya Rasul, tentang firman-Nya, ‘Laksana mutiara yang tersimpan dengan baik… (QS. Al-Waqi’ah: 23)’” Lanjut Ummu Salamah.

 

“Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di dalam lautan, tak pernah tersentuh tangan manusia…” jawab Nabi.

Ummu Salamah melanjutkan pertanyaannya, “Ya Rasul, jelaskan padaku tentang firman Allah, ‘Di dalam surga itu ada bidadari yang baik dan cantik-cantik… (QS. Ar-Rahman: 70)”

 

Beliau menjawab, “Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita.”

 

“Jelaskan padaku firman Allah, “Seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan baik… (QS. Ash-Shaffat: 49)”

 

“Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung dari bagian luarnya, atau biasa disebut putih telur.”

 

“Ya Rasul, jelaskan padaku firman Allah, ‘Penuh cinta dan sebaya umurnya… (QS. Al-Waqi’ah: 37)’.

 

“Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal di dunia dalam usia lanjut dan dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Allah menjadikan mereka sebagai gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi, dan umurnya sebaya,” jawab Nabi.

 

“Ya Rasul, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari bermata jeli?” Ummu Salamah belum berhenti bertanya.

 

Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari- bidadari seperti kelebihan apa yang tampak dari apa yang tak terlihat.”

 

“Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”

 

“Karena sholat mereka, puasa, dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka. Tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya…’” jawab Nabi mengakhiri. (HR. Ath-Thabrani)

 oOo

 

Semoga pemahaman yang baik itu sampai. Pemahaman tentang bidadari itu… kamu… (muslimah…)

Semangat! 🙂

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ وَ عَلَى طَاعَتِكَ
Ya muqallibal quluub, tsabbit qalbi ‘ala dinik wa tha’athik..

(Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu)

 

 nunnalita, di Bumi Batas Kota, 8 Dzulqa’idah 1436 H

 

 

Iklan

Penulis:

Nunnalita, nama penaku. Tidak ada yang istimewa mengenaiku, tiada jua aku berharap akan dikenal karena tulisanku, aku hanya suka menulis. Terimakasih sudah berkunjung ke rumah tulisanku ini. Kesan dan pesan kurindukan. Salam senang menulis :)

2 tanggapan untuk “Bidadari itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s