Diposkan pada muhasabah diri yukk ^_^

Book Your Status :D

Aku pernah baca. Tulisan yang menyindir dengan sangat-sangat halusnya. Tentang berapa banyak status yang dibuat dalam satu hari? Satu minggu? Satu bulan? Jangan-jangan sudah jadi buku berjilid-jilid (bla.. bla.. bla..) #ahaha πŸ˜€

Jadi, bukan orang iseng namanya kalau enggak pingin membuktikan berapa banyak lembar sebenarnya buku yang bisa dibuat dari status facebook-nya. Well, proyek iseng baru pun dimulai: menyalin satu demi satu status yang pernah ku posting #hihih πŸ˜€

Tidak banyak yang terkumpul, banyak yang hilang seiring waktu menumpuknya dengan status-status baru di timeline. #dasar penulis status :v

Oke fine. Aku tidak pernah mempermasalahkan apapun yang ditulis orang. Silahkan. Seberapaseringpun mau menulis. Jika gajah punya gading maka manusia bisa menulis πŸ™‚ πŸ™‚

Hanya saja, jika suatu hari kita punya waktu luang, pernah ndak sih terpikir, bagaimana jika status-status itu benar-benar dibukukan? Akan jadi buku apa milikku? Kumpulan inspirasikah? Kumpulan komedi? Atau justru kumpulan keluhan? Hujatan? Galauan? #hayohayo :p

Santai. Itu cuma pertanyaan retoris, kok. Tidak perlu dijawab! #ehehe πŸ˜€

===

Lalu bagaimana sebaiknya? Di satu sisi aku senang menulis, apa aku harus berhenti menulis? Oh no! No! No! No! πŸ˜‰

Mengutip tulisan pujangga dulu ah:

β€œTahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.” ― Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations.

Nah kan masyaAlloh.. jika dengan tulisan kita memiliki alasan untuk disayang.. tidak ada lagi alasan untuk berhenti menulis, bukan? #nomention πŸ˜€ Itu pasti menyenangkan.. disayang karna tulisan πŸ™‚ #jadi salut sama penulis, β€˜the real penulis’ maksutnya πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

===

Jadi, mari menulis, rajin menulis, membudayakan diri menulis πŸ™‚ Pertanyaannya, nulis apa? πŸ˜€ Emmm.. apa aja deh, yang penting bukan ghibah, bukan fitnah, bukan dusta, bukan prasangka buruk #hueee banyak banget bukannya πŸ™‚

Ada banyak riwayat yang menjelaskan bahayanya yang bukan-bukan itu. Selengkapnya bisa baca di http://aljaami.wordpress.com/2011/04/07/menjaga-lisan/ πŸ™‚

===

Jadi mana, katanya iseng nyalin status? Ada yang tanya gitu ndak ya sejauh ini? #berharap enggak, karna aku juga ndak ndak bisa nilai itu buku layak apa enggak dibaca #hihi πŸ˜€ Tapi tetep mau aku lampirkan hasil nge-β€˜book your status’nya nunnalita*. Banyak yang hilang memang, tapi ya ndakpapalahhh, paling ndak sudah pernah membuktikan sendiri, selama bulan Januari 2011 sampai Desember 2013, aku punya buku 34 halaman, ukuran A4, spasi 1,5 tanpa sampul, tanpa kata pengantar, tanpa daftar isi, dan tanpa biografi penulis #hihihi πŸ˜€

Oya, tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Sungguh. Hanya demi suatu hari nanti, jika aku lupa nasehat tentang menulis yang baik atau sedang merasa bosan, aku memiliki alasan untuk membuka kembali tulisanku sendiri πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

#Salam syukur selalu πŸ™‚

-Nunna Lita, 16 Sya’ban 1435H

*lampiran: book your statusnya nunnaLita πŸ˜€

Iklan

Penulis:

Nunnalita, nama penaku. Tidak ada yang istimewa mengenaiku, tiada jua aku berharap akan dikenal karena tulisanku, aku hanya suka menulis. Terimakasih sudah berkunjung ke rumah tulisanku ini. Kesan dan pesan kurindukan. Salam senang menulis :)

8 tanggapan untuk “Book Your Status :D

    1. kereeen πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚
      jadi inget kata dosenku,,minimal 6 bulan bwt bkin suatu hal jadi kebiasaan,,dan kamu sudah berhasil melewati batas minimalnya mbak #proud πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s